Focus and Scope
Islamic Scripture and Media adalah jurnal internasional bereputasi dengan sistem double-blind peer review yang berfokus pada kajian pertemuan antara teks-teks suci Islam, terutama Al-Qur’an dan Hadis, dengan beragam bentuk media dalam lanskap kontemporer. Jurnal ini menempatkan diri sebagai ruang ilmiah interdisipliner yang menjembatani studi Islam, studi media, studi budaya, dan ilmu komunikasi, untuk menelusuri bagaimana narasi, otoritas, dan makna teks suci dibentuk, dinegosiasikan, diproduksi ulang, dan diperdebatkan melalui medium-media modern.
Jurnal ini mendorong penelitian yang menelaah representasi, sirkulasi, resepsi, serta praktik penafsiran Al-Qur’an dan Hadis dalam berbagai konteks media, termasuk media tradisional dan media digital. Dengan perspektif global dan metodologi multidisipliner, Islamic Scripture and Media berupaya memperkaya wacana akademik mengenai dinamika teks suci di era mediatik, sekaligus memperkuat dialog yang inklusif antara peneliti, akademisi, praktisi, dan pembelajar di tingkat internasional.
Fokus Kajian
Islamic Scripture and Media memprioritaskan artikel yang mengkaji, antara lain:
-
Representasi narasi Al-Qur’an dan Hadis dalam film, televisi, dokumenter, seni pertunjukan, dan konten digital.
-
Peran media sosial dalam penyebaran, interpretasi, dan transformasi ajaran Islam berbasis Al-Qur’an dan Hadis.
-
Wacana Al-Qur’an dan Hadis dalam forum daring, komunitas digital, dan ruang publik virtual, termasuk pola debat, otoritas, dan legitimasi.
-
Pengaruh media terhadap praktik tafsir klasik dan kontemporer, termasuk perubahan format, gaya, dan pola konsumsi pengetahuan keislaman.
-
Implikasi etis penggunaan teks suci dalam media komersial, kampanye publik, hiburan, serta komunikasi massa.
-
Arsip digital, preservasi, dan pemanfaatan teknologi dalam pelestarian manuskrip Al-Qur’an dan Hadis, termasuk isu akses dan kurasi.
-
Studi komparatif mengenai relasi kitab suci dan media pada berbagai konteks budaya Islam di tingkat lokal, regional, maupun global.
-
Respons teologis, sosial, dan kultural atas representasi teks Islam di media, termasuk isu stereotip, sakralitas, dan batas-batas representasi.
Scope dan Pendekatan Metodologis
Jurnal ini menerima naskah yang menggunakan pendekatan teoritis dan metodologis yang relevan, seperti (namun tidak terbatas pada) analisis wacana, hermeneutika, studi resepsi, studi budaya, semiotika, etnografi media, netnografi, studi audiens, digital humanities, serta pendekatan kritis dalam kajian komunikasi dan media.
Islamic Scripture and Media menyambut kontribusi yang menawarkan perspektif baru, temuan empirik, maupun pengembangan konseptual yang memperkaya pemahaman tentang peran Al-Qur’an dan Hadis dalam ekosistem media modern. Jurnal ini ditujukan sebagai rujukan penting bagi studi lintas disiplin yang serius, etis, dan berkontribusi nyata terhadap perkembangan pengetahuan global.


