A Moral-Protective Dating Relationship Model: Integrating Islamic Law and Indonesian Positive Law
Model Relasi Moral-Protektif dalam Pacaran: Integrasi Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57032/jsd.v6i1.400Keywords:
Islamic law, Indonesian law, dating violence, victim protection, moral-protective relationshipAbstract
This article develops a moral-protective relationship model for examining dating as a social category with moral and legal consequences rather than as an independent legal category. This normative legal study employs statutory, conceptual, and normative-comparative approaches. Its sources include the Qur’an, Qur’anic exegesis, legislation, legal scholarship, academic articles, and reports issued by state institutions. The analysis proceeds through the inventory of norms, interpretation of Islamic texts and positive-law provisions, synchronization of norms, identification of convergences and differences, and conceptual model construction. The findings show that Islamic law provides preventive moral boundaries through the protection of dignity, self-restraint, the prohibition against approaching zina, and the prohibition of injustice. Indonesian positive law does not criminalize dating as a relationship status, but it provides protection when the relationship involves assault, unlawful deprivation of liberty, threats, sexual violence, exploitation, violence against children, or electronically facilitated violence. Integrating these frameworks produces a moral-protective relationship model consisting of four dimensions: propriety, responsibility, protection, and victim recovery. The model positions moral prevention and legal protection as complementary layers. The study implies that relationship education should integrate religious values, legal literacy, and accessible victim-protection mechanisms. Its originality lies in formulating a conceptual-normative model that links Islamic moral boundaries with positive-law protection in addressing violence within dating relationships.
References
Adam, P. (2021). Hukum Islam: Konsep, Filosofi dan Metodologi. Sinar Grafika.
Al-Qurthubi, S. I. (2008). Tafsir Al-Qurthubi (A. R. Kadir, Ed.). Pustaka Azzam.
Ayu, S. M., Gustina, E., Lisdiyanti, T., Oktaviana, A. W., Kulsum, Z. F., Sukarelawan, M. I., & Sofiana, L. (2025). Gender Paradox in Psychological Dating Violence in Indonesian Urban Adolescents: A Differential Item Functioning Analysis. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 8(11), 1348–1361. https://doi.org/10.56338/mppki.v8i11.7963
Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Detikcom. (2026). Timeline Terungkap Wanita Disekap 3 Tahun hingga Taufik Hidayat Ditangkap. https://news.detik.com/berita/d-8544722/timeline-terungkap-wanita-disekap-3-tahun-hingga-taufik-hidayat-ditangkap
Eleanora, F. N., Ismail, Z., & Lestari, M. P. (2023). Perlindungan Hukum Korban Tindak Kekerasan dalam Pacaran Ditinjau dari Perspektif Viktimologi dan Psikososial. Jurnal Kajian Ilmiah, 23(1), 33–42. https://doi.org/10.31599/y7pcrw15
Fristian, A. Y., Astuti, R. D., & Ahyani, L. N. (2022). Dating Violence Ditinjau dari Kontrol Diri dan Insecure Attachment pada Remaja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 412–422. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i2.8086
Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia: Sebuah Studi tentang Prinsip-Prinsipnya, Penanganannya oleh Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Umum dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara. Bina Ilmu.
Hamzani, A. I. (2020). Hukum Islam dalam Sistem Hukum di Indonesia. Prenada Media.
Hidayat, S. T. (2024). Strategi Compliance Gaining dalam Dakwah Larangan Berpacaran pada Keluarga Islam: Studi Kasus pada Keluarga dari Ormas-Ormas Islam di Kota Yogyakarta. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 23(1), 109–138. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v23i1.12836
Hutchinson, T., & Duncan, N. (2012). Defining and Describing What We Do: Doctrinal Legal Research. Deakin Law Review, 17(1), 83–119. https://doi.org/10.21153/dlr2012vol17no1art70
Ibn Katsir, I. (2004). Tafsir Ibnu Katsir. Pustaka Imam Asy-Syafi’i.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2010). Al-Qur’an dan Tafsirnya: Edisi yang Disempurnakan. Lentera Abadi.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya: Edisi Penyempurnaan 2019. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2025). Menteri PPPA: 1 dari 10 Perempuan Selama Hidupnya Pernah Mengalami Kekerasan Fisik dan/atau Seksual oleh Pasangannya. https://www.kemenpppa.go.id/siaran-pers/menteri-pppa-1-dari-10-perempuan-selama-hidupnya-pernah-mengalami-kekerasan-fisik-danatau-seksual-oleh-pasangannya
Komnas Perempuan. (2026). {CATAHU} 2025: Menguatkan Data, Mengatasi Kerentanan, Mendesak Negara Bersikap untuk Keadilan Korban. https://komnasperempuan.go.id/catatan-tahunan-detail/catahu-2025-menguatkan-data-mengatasi-kerentanan-mendesak-negara-bersikap-untuk-keadilan-korban
KumparanNEWS. (2026). Sederet Fakta Baru Kasus Penyekapan-Penganiayaan oleh Taufik Hidayat. https://kumparan.com/kumparannews/sederet-fakta-baru-kasus-penyekapan-penganiayaan-oleh-taufik-hidayat-27fsbThICDy
Negara, T. A. S. (2023). Normative Legal Research in Indonesia: Its Originis and Approaches. Audito Comparative Law Journal, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.22219/aclj.v4i1.24855
Purwanti, A., Shaluhiyah, Z., Widjanarko, B., & Natalis, A. (2024a). Empowering Women: A Reflection on Protecting against Dating Violence in the Indonesian Context. Qubahan Academic Journal, 4(1), 38–52. https://doi.org/10.58429/qaj.v4n1a245
Purwanti, A., Shaluhiyah, Z., Widjanarko, B., & Natalis, A. (2024b). Exploring the Complexities of Dating Violence in Indonesia: Understanding Dynamics, Norms, and Strategies for Prevention. Changing Societies & Personalities, 8(3), 802–818. https://doi.org/10.15826/csp.2024.8.3.300
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Republik Indonesia. (2025). Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pencegahan Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta Penanganan, Pelindungan, dan Pemulihan Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Simorangkir, D. N. (2025). Dating Violence among University Students in Indonesia: Help-Seeking Communication Strategies and Barriers to Disclosure. Feminist Encounters: A Journal of Critical Studies in Culture and Politics, 9(2), 32. https://doi.org/10.20897/femenc/16791
Syah, L., & Sastrawati, N. (2020). Tinjauan Hukum Islam terhadap Fenomena Pacaran di Kalangan Mahasiswa: Studi Kasus Mahasiswa Perbandingan Mazhab dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 1(3), 435–451. https://doi.org/10.24252/shautuna.v1i3.14918
Umaimah, U., & Legino, R. (2023). Power Relations and Patriarchy Politics on Dating Violence. Nyimak: Journal of Communication, 7(1), 109–130. https://doi.org/10.31000/nyimak.v7i1.7669
Waluyo, B. (2022). Viktimologi: Perlindungan Korban dan Saksi. Sinar Grafika.
Zaviesta, T. T., & Kusristanti, C. (2025). Exploring the Complexities: Self-Stigma, Perception of Abuse, and Professional Psychological Help-Seeking among Female Survivors of Dating Violence in Indonesia. Interpersona: An International Journal, 19(2), e628. https://doi.org/10.54899/ijpr.v19i2.628
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Abdul Wasik, Ryan Fachryan Lesmana Putra, Moh Khusnul Khuluq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

